Berdua, Seminggu di Malaysia cuma 2juta!

Sekitar bulan November lalu saya berhasil menekatkan diri untuk booking tiket pesawat PKU-KL-PKU maskapai Airasia seharga Rp 633.000 untuk dua orang. Sebenarnya bisa lebih murah lagi kalau waktu itu saya udah tau cara pembatalan biaya asuransi dalam pembookingan tiket. Oh iya ditambah sama airportax dari PKU-KL 150 Berdua. hehe

Setelah diatur, jadilah saya berangkat tanggal 23-30 januari 2013. Persiapan keuangan dikumpulkan selama dua bulan. Karena gak punya tabungan khusus, alternatif terakhir adalah menghubungi sebanyak mungkin keluarga. Dan lumayan dapet juga jajan.

Sehari sebelum berangkat saya tukarkan uang di Jalan Sudirman ujung (Pekanbaru). Disini termasuk yang paling murah setelah saya survey beberapa tempat sekitar, beda 50-100 sen juga berharga kan kalau di tukar satu juta. Cici tempat tukar duit awalnya unbeliveable kalau satu juta buat berdua selama seminggu. saya juga sempet ragu, tapi mikir lagi dari pada tiketnya hangus cuma karena takut hidup susah waktu liburan.  1RM = Rp 3275 . Eh waktu tuker duit di Malaka cuma Rp 3225, tiga hari setelahnya.

Planing yang saya buat, bakalan berkunjung ke Penang, Melaka dan KL. Dua malam di perjalanan lumayan menghemat uang, tapi boros tenaga. Bisa tidur sih tapi ya kalau dibandingkan dengan penginapan jauhlah.

Rutenya, jam 5 waktu setempat, saya landing dan langsung naik Aerobush seharga 8 RM menuju Kl central. Sampai disana ternyata Kereta Api malam yang tersisa tinggal Firstclass dengan harga 64RM! yang awalnya mau saya booking adalah tiket seharga 34RM. Akhirnya saya putuskan untuk ke Terminal Pudu Raya dengan KTM 2RM. Sampai disana banyak pilihan bus, saya naik bus Transnasional dengan tiket 35,40 RM. berangkat jam 11.30 sampai di Terminal sungai Nibong, dan naik Rapidpenang nomor 17 ke Georgetown dan sampai jam 7 pagi. Satu malam tidur di perjalanan.

Mungkin karena kepagian, masih banyak yang tutup. guesthouse pun belum pada nongol yang jaga. Saya pilih sarapan roti canai dua porsi 4RM dilebuh chulia. Setelah sempet keliling cari Hostel, cuma pada penuh dan beberapa yang tersedia harga gak sesuai dengan yang di planingkan.Kita udah deal sama guesthouse dengan price 10RM. Tapi full dan yang lain naikin harga karena lagi weekend. Akhirnya saya putuskan untuk keliling Penang, khususnya GeorgeTown seharian, Malamnya langsung meluncur ke Malaka.

Harga tiket ke Melaka 42RM untuk first class, sialnya mereka bilang udah gak ada sediain secondclass yang kalau saya baca cuma 32RM. Di Melaka, saya nginep di hostel, yang pertama Dorm seharga 17 RM (Ac) di Discovery Guesthouse. Yang kedua di L’Armada, disini Dorm Seharga 12 RM (Kipas angin). Jalan-jalan di Melaka, saya totally jalan kaki, lagi pula kalau dilihat dari interval kemunculan, bus Rapid di Melaka lumayan lama. Makannya juga karena gak begitu mahal dan banyak porsi, saya lupa kalau harus hemat hehe. Seporsinya nasi goreng 3RM. Nasi campur tergantung lauk saya makan 4-5RM.

Malam selanjutnya karena naik bus pagi dari Melaka central, saya tidur di Terminal. Ada ruang tunggu yang disediakan untuk yang mau tidur, tapi asli, nyamuk disini sama sekali gak bersahabat, sangat disarankan bawa lotion anti nyamuk kalau gak mau bernasib sama kayak saya yang akhirnya begadang melek sampai pagi sambil jagain Kudit yang anehnya bisa tidur nyenyak. Satu  malam lagi tidur gratis.

Pagi saya sampai di terminal Pudu raya, langsung jalan ke Petaling street, rencana mau cari penginapan, tapi keuangan semakin menipis, saya memilih untuk jalan-jalan aja dan nanti tidur di Teminal Puduraya. Disini saya sarapan nasi lemak yang menurut saya bukan pilihan seharga 2.5RM. saya cuma bisa suap satu suapan dan menatap nanar terhadap RM yyang akhirnya terbuang sia-sia.

Menara Kuala Lumpur, Beberapa museum, Pagelaran Topeng, Twin Tower adalah beberapa tempat yang saya kunjungi dengan jalan kaki. belum lagi sepanjang jalan banyak hal yang bisa dilihat. Pulangnya ke terminal saya naik bus gratis tujuan berjaya times square, dan terus jalan lewat bukit bintang. Jam dua belas ternyata saya gak dikasih izin untuk nginep di terminal, dan akhirnya pilih tidur di Mcd 24 jam dengan modal satu buah eskrim seharga 1,05 RM.

Tapi jangan bayangkan tidur nyenyak, Ac nya dingin banget, dan dilarang untuk tidur menelungkup kemeja, jadi harus tidur sambil duduk. menjelang subuh saya harus tergusur karena pengunjung mulai ramai, balik lagi ke terminal puduraya untuk melanjutkan tidur sejenak. Setelah siang saya makan di medan seleranya, Nasi goreng ayam dengan harga 6RM. Lumayan banyak lah porsinya, bisa buat satu berdua.

Menjelang siang saya lanjut jalan, berhenti di Masjid Jamek,  lalu lanjut mengunjungi kawasan alun-alun KL. Sepanjang jalan bangunan lama yang tampak terawat cukup memanjakan mata, dan ada bangunan luas yang ternyata adalah kantor pemerintah bagian penerangan. dan akhirnya sore saya sampai di LCCT untuk bersiap pulang ke Pekanbaru. Saya bukan naik pesawat pagi, cuma memang sudah habis duit jadilah kita nginap di bandara. Lumayan nyaman kalau dibandingkan terminal dan Mcd. Spot kedatangan domestik jadi pilihan. kalau yang mau tiduran sambil nyender bahu teman dan ber AC bisa pilih didalam. tapi kalau mau selonjoran dan lebih hangat bisa pilih diluar, aman kok. Saya sudah coba, plus gak ada nyamuk. Kagetnya saya bisa tidur nyenyak.

Untuk tiket balik ke pekanbaru, bebas airportax karena udah include dalam tiket. Jam 3 sore waktu setempat saya akhirnya take off setelah delay dua puluh menit dan menahan lapar dan haus karena gak ada duit sama sekali. hehe

totalnya jadi 2juta termasuk ongkos. Ini untuk dua orang selama seminggu di 3 kota di Malaysia :))

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s