Akhirnya, SONGKRAN!

Perjalanan panjang saya selama dua hari dari Kuala Lumpur adalah Songkran. Iya Songkran! Saya sampai di Bangkok tepat tanggal 13 April, dimana Songkran sudah dimulai! Ini semua berawal dari film thailand yang saya tonton berjudul Bangkok Traffic Light. Disana ada adegan dua sejoli asyik main songkran! Sejak saat itu saya browsing tentang songkran dan kepengen banget untuk ikutan songkran.

Songkran, Im coming!
Songkran, Im coming!

Festival Songkran merupakan perayaan Tahun baru untuk Bangkok.  Ada juga yang bilang april adalah puncak terpanas di Bangkok. Baru tiba di BTS National Stadium, jalanan sudah dipenuhi lautan manusia dan watergun! Sayang, saya masih menggendong backpack, jadi belum bisa langsung ikutan basah-basahan. Meskipun begitu, saya tetap ditembaki air. Melihatnya saja sudah bikin saya sumringah!

Rame banget di  Silom!
Rame banget di Silom! foto di ambil saat saya baru tiba di Stasiun BTS National Stadium.

Dari sini saya harus ke Khaosan Road dengan berjalan kaki. Niatnya mau naik Tuk-tuk, tapi saya dipatoki harga yang cukup mahal. Mau naik bus, saya masih belum paham bus mana yang menuju Khaosan. Salah saya juga sih meninggalkan buku travelguide di rumah. Koneksi internet juga gak ada. Ternyata Khaosan Road jauh bangeeeeet! Jalanan sepi. Kalaupun ada orang, kebanyakan masih main air.

Hampir mendekati Khaosand road, semakin ramai orang-orang yang bermain air. Saya dan Kudit saling pandang, karena harus melewati pasukan orang-orang denga watergun di tangan mereka. Kami berlari sambil di tembaki air. Mereka mengira bahwa saya mengajak mereka bermain air kali ya. Basah, tapi gak sampai kuyub kok.

Setibanya di Guesthouse, saya langsung berganti pakaian dan turun kejalanan untuk ikutan songkran. Saya juga membeli watergun kecil seharga 100baht. Kudit dapat pinjamana watergun dari guesthouse! Saya puas sekali menembaki orang-orang. Selain main tembak-tembakan air, saya juga diolesi dengan semacam tepung gitu.

Saat Songkran, kita harus selalu waspada kalau lagi gak mau basah. Suatu hari saya sedang di dalam bus menuju Madam Tussaud. Saya dan penumpang yang lain sudah menutup jendela untuk antisipasi. Dan benar aja, beberapa kali bus kami diguyur air. Disebelah tempat duduk saya ada anak muda yang asyik dengerin headset, Cuma dia aja yang gak menutup jendela, kali pertama, dia di tembaki air, dia hanya membersihkan percikan air yang mengenai dia dengan gaya sangat cool. Kedua kali dia di tembaki, dia masih sangat cool membersihkan cipratan air, yang ketiga, BYUUUUR! Dia basah kuyub karena disirami air pakai ember! Saya gak bisa nahan ketawa, yang saya lihat dia masih berusaha cool dengan keadaaan basah kuyub gitu!

Besoknya saya ikutan Songkran Festival di Khaosand, masuk kejalan nya aja mesti di security cek dulu. Di kiri kanan banyak cewek-cewek seksi dipanggung, mereka pada jualin minuman sih rata-rata. Berbagai jenis musik berhentakan. Semuanya sudah basah. Bahkan kali ini air yang ditembaki adalah air dingiiin! Untuk air es ini mereka jual loh, tapi kalau kita kehabisan air di watergun, ada beberapa tong besar yang disediakan secara gratis.

Free water, anyone?
Free water, anyone?

Selama 3 hari saya main air terus! Songkran di hari kedua dan ketiga yang saya lihat, gak semua jalanan dipakai untuk main air. Jadi kalaupun kita mau jalan-jalan, tetap bisa tanpa basah kok.

Saya di depan salah satu panggung yang ada di Songkran Festival Khaosan. Yang satu watergunnya Kudit.
Saya di depan salah satu panggung yang ada di Songkran Festival Khaosan. Yang satu watergunnya Kudit.
Advertisements

2 thoughts on “Akhirnya, SONGKRAN!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s