Roadtrip Pekanbaru – Padang naik Motor

Saya senang waktu masadit bilang lokasi tes seleksi awal BI lokasinya di Universitas Ekasakti Padang (doain semoga lanjut ke tahap berikutnya dan lulus sampai akhir ya ^^). Awalnya saya dan masadit berniat untuk naik travel saja, karena sebenarnya Padang itu cukup jauh, sekitar 7-8 jam perjalanan. Sementara masadit cuma libur 2 hari. Tapi takut susah nanti di Padang mau kemana-mana dan gak bisa mampir di mana hati mau kalau gak bawa kendaraan sendiri, saya dan masadit sepakat untuk naik motor saja.

screenshot_2016-09-29-13-38-50-1
Pertama kali dibawa jalan jauh nih motornya

Roadtrip kali ini sudah terkontaminasi oleh rencana liburan di dalamnya. Soalnya saya dan masadit sudah berencana untuk mampir di Lembah Harau sebelum balik ke Pekanbaru. Start pukul 05.30 wib dari Pekanbaru, lokasi saya di dekat Alam Mayang. Jalanan masih gelap, tapi sudah ada beberapa kendaraan memenuhi jalanan Pekanbaru bersama dengan saya. Ini baru kali pertama saya keluar subuh-subuh. Perjalanan menuju Padang sejuk banget, karena masih sangat pagi, hawa panas Pekanbaru sama sekali gak terasa. Pukul 07.00 wib saya dan masadit sarapan di Soto Minang Rantau Berangin. Cukup 30 menit istirahat, saya dan masadit melanjutkan perjalanan.

screenshot_2016-09-29-13-21-36-1
Sarapan

Jalanan yang cukup senggang memungkinkan masadit untuk agak ngebut. Meskipun ketika memasuki jalanan yang berkelok-kelok kecepatan kami menurun karena sama-sama takut mual! haha. Sekitar pukul 09.00 wib saya dan masadit berhenti karena melihat pemandangan bagus di pinggir jalan. Masadit memesan secangkir kopi hitam untuk menghilangkan rasa kantuk, sementara saya sibuk merekam keindahan bukit-bukit yang diselimuti awan putih bersih. Setelah melanjutkan perjalanan saya baru sadar kalau tempat pemberhentian saya dan masadit tepat di sebelah Bandrek House yang sudah sangat sering bertengger di update-an para pejalan yang berangkat menuju Sumatera Barat.

KOPI
KOPI
screenshot_2016-09-29-13-25-09-1
The view with masadit were sitting there. Perfect !
screenshot_2016-09-29-13-42-35-1
Jalan layang kelok sembilan sepi, padahal hari sabtu

screenshot_2016-09-29-13-45-17-1

screenshot_2016-09-29-13-42-57-1

screenshot_2016-09-29-13-45-57-1
Pegang hp nya gemetaran, takut jatuh hihi

Pukul 10.15 wib saya sudah sampai di Payakumbuh. Di kiri-kanan kota Payakumbuh saya lihat banyak cafe-cafe dengan desain yang unik. Gak sempat mampir kemana-mana selama di Payakumbuh selain ke Pom Bensin untuk mampir ke Toilet. Kalau di Sumatera Barat ini, airnya bening banget dan dingin, sekalipun di Pom Bensin.

screenshot_2016-09-29-13-26-00-1

Memasuki Padang panjang, angin sejuk menyambut saya. Perjalanan ini makin terasa menyenangkan, saya dan masadit meperlambat laju kendaraan untuk menghirup udara segar dan menikmati kota Padang Panjang. Saya dan masadit sampai berniat mengatur planing liburan dan menginap di Padang Panjang.

Roadtrip masih berlanjut, saya sempat terjebak macet di Padang luar. Pasar yang berada tepat di pinggir jalan memang menyebabkan jalanan diperebutkan kendaraan, orang yang berjalan dan dagangan yang dijajakan. Tapi motor jadi juara untuk hal ini, nyelip kiri nyelip kanan gak butuh waktu lama untuk saya dan masadit keluar dari kemacetan. Selama perjalanan menuju Padang, memang akan ketemu beberapa pasar yang berada di pinggir jalan, jalanan akan padat merayap jika kebetulan sedang hari pasar.

Hawa mulai panas, ini menandakan beberapa jam lagi akan memasuki Padang. Seiring waktu juga sudah mulai siang, mood juga sudah mulai ingin cepat sampai. Gerah. Gak banyak pemandangan yang bisa dinikmati, selain pepohonan dan rel kereta yang gak saya jumpai di Pekanbaru. Tugu buah Bengkoang sudah kelihatan, selamat datang di Kota Padang!

Pukul 12.30 wib saya dan masadit makan siang di CFC, CFC disini ramai hehe. Sekalian numpang nge-charge Hp masadit untuk buka Map. Ternyata tinggal lurus saja saya dan masadit sampai di Jalan Veteran. Bahkan dari Jalan sudah kelihatan gedung Universitas Ekasakti.

IMG-20160929-WA0004.jpg
nyempetin foto buat dikirim ke orangtua, alumni Ekasakti ternyata ^^

Sebelumnya saya sudah baca-baca review dan membandingkan harga penginapan di beberapa web booking, Dari semua review dan harga, jatuhlah pilihan ke The Sriwijaya Hotel. Saya langsung cari The Sriwijaya Hotel. Untung masih ada kamar kosong, dan rate harga yang tertera justru lebih murah IDR 650 dari web booking. Karena sudah ingin cepat-cepat istirahat, saya gak meluangkan waktu untuk cek kamar di hotel lain di sekitar sana. Padahal ada juga Hotel 133, Mervit Hotel di sekitar The Sriwijaya Hotel ini. Setelah mengurus administrasi penginapan saya dan masadit langsung istirahat.

Total waktu untuk mencapai Kota Padang adalah 7 jam. Itu sudah termasuk 2x istirahat makan/minum dan berkali-kali mengunjungi toilet hehe. Masadit ngisi BBM Pertalite sebanyak 4x. Dengan IDR 20,000 tiap kali ngisi, sengaja di bikin nominal, biar gampang ngitung nya hehe.

Advertisements

One thought on “Roadtrip Pekanbaru – Padang naik Motor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s